I Am A Leader Grade 5: Brilli Kids Leadership Elementary School Tanamkan Jiwa Kepemimpinan melalui Leadership Camp di Pantai Dulanga

PR Brilikids

GORONTALO, 30 Oktober 2026 – Brilli Kids Leadership Elementary School kembali menghadirkan pengalaman belajar bermakna melalui kegiatan I Am A Leader Grade 5 yang dilaksanakan pada Jumat–Sabtu, 30–31 Oktober 2026.

Mengusung pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning), kegiatan ini dikemas dalam bentuk kombinasi Leadership Camp, Educational Tour, Outbound Games, dan aksi nyata kepedulian lingkungan di kawasan wisata Pantai Dulanga, Desa Bongo, Gorontalo.

Berlangsung selama dua hari satu malam, kegiatan ini dirancang untuk memberikan kesempatan kepada siswa dalam mengembangkan karakter kepemimpinan melalui pengalaman langsung di luar lingkungan sekolah.

Tidak hanya belajar tentang teori kepemimpinan, para siswa diajak untuk mempraktikkan kemandirian, kedisiplinan, tanggung jawab, komunikasi, kerja sama tim, hingga kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar.

Belajar Mandiri dan Bertanggung Jawab melalui Leadership Camping

Pengalaman dimulai dengan mendirikan tenda dan menata area perkemahan secara berkelompok. Dalam aktivitas ini, siswa belajar membagi tugas, bekerja sama, serta bertanggung jawab terhadap perlengkapan dan lingkungan tempat mereka berkemah.

Kegiatan berkemah menjadi salah satu sarana pembelajaran untuk membangun kemandirian dan kedisiplinan. Siswa belajar mengelola kebutuhan pribadi, mengikuti jadwal kegiatan, serta menjalankan tanggung jawab bersama selama berada di lingkungan perkemahan.

Grade 5 Hadirkan Aksi Nyata Eco-Leader di Pantai Dulanga

Salah satu agenda utama dalam kegiatan ini adalah Eco-Action & Social Contribution, yaitu aksi nyata kepedulian lingkungan melalui penyerahan dan penempatan tempat sampah hasil daur ulang karya siswa di sejumlah titik strategis kawasan wisata Pantai Dulanga.

Melalui kegiatan ini, siswa Grade 5 tidak hanya menghasilkan karya yang memiliki nilai kreativitas, tetapi juga belajar bagaimana sebuah karya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

Aksi tersebut menjadi wujud penerapan nilai Eco-Leader, bahwa seorang pemimpin tidak hanya mampu mengarahkan orang lain, tetapi juga memiliki kepedulian dan mengambil tindakan nyata untuk menciptakan perubahan positif di lingkungan sekitarnya.

Mengenal Potensi Lokal dan Budaya Masyarakat Desa Bongo

Tidak hanya berfokus pada kepemimpinan dan lingkungan, siswa juga mendapatkan pengalaman edukatif dengan mengenal potensi lokal masyarakat Desa Bongo.

Dalam sesi edukasi UMKM, siswa diperkenalkan dengan kue tradisional khas Gorontalo, yaitu kolombengi. Bersama kelompok warga setempat, siswa mengenal bahan-bahan yang digunakan hingga tahapan proses pembuatannya.

Pengalaman ini memberikan pemahaman bahwa setiap daerah memiliki potensi ekonomi dan budaya yang perlu dijaga serta dikembangkan. Siswa juga belajar menghargai keterampilan masyarakat lokal dan memahami pentingnya mendukung produk UMKM sebagai bagian dari kontribusi terhadap lingkungan sosial.

Membangun Kepedulian melalui Clean Up the Beach dan Outbound

Semangat kepemimpinan juga diwujudkan melalui kegiatan membersihkan kawasan pantai sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan wisata.

Suasana semakin interaktif melalui kegiatan Outbound with Local Kids. Siswa Brilli Kids berkesempatan berinteraksi dan bermain bersama anak-anak setempat. Melalui aktivitas ini, mereka belajar membangun komunikasi, menghargai perbedaan, menunjukkan empati, serta menjalin hubungan positif dengan orang lain.

Berbagai permainan kelompok dalam sesi outbound juga dirancang untuk melatih kemampuan problem solving, pengambilan keputusan, kerja sama, dan keberanian mengambil peran sebagai pemimpin dalam tim.

Reflection Session dan Unjuk Bakat di Malam Kebersamaan

Saat malam tiba, kegiatan dilanjutkan dengan makan malam bersama atau Camping Dinner, kemudian memasuki sesi Reflection Session & Talent Show.

Dalam sesi refleksi, siswa diajak mengingat kembali pengalaman yang telah mereka lalui, tantangan yang dihadapi, serta nilai-nilai kepemimpinan yang berhasil dipraktikkan selama kegiatan. Suasana semakin hangat dengan sesi unjuk bakat yang memberikan ruang bagi setiap siswa untuk menunjukkan potensi dan keberanian tampil di hadapan teman-temannya.

Momen ini menjadi kesempatan bagi siswa untuk mengenali kelebihan diri, membangun rasa percaya diri, dan menghargai kemampuan masing-masing individu.

Menguatkan Kerja Sama melalui Outbound dan Fun Water Activity

Memasuki hari kedua, Sabtu, 31 Oktober 2026, siswa mengawali aktivitas dengan salat Subuh berjamaah, morning briefing, dan olahraga pagi.

Setelah sarapan, kegiatan dilanjutkan dengan Outbound Games Session 2 dan Fun Water Activity. Melalui berbagai permainan yang melibatkan kerja sama dan interaksi antarsiswa, mereka kembali ditantang untuk menerapkan komunikasi yang efektif, strategi kelompok, serta sikap saling mendukung dalam mencapai tujuan bersama.

Sebelum kembali ke sekolah, seluruh siswa melaksanakan Operation Clean Camp, yaitu membersihkan area perkemahan dan membongkar tenda. Aktivitas ini menjadi penutup pembelajaran tentang tanggung jawab, kedisiplinan, serta pentingnya meninggalkan lingkungan dalam keadaan bersih setelah digunakan.

Menumbuhkan Pemimpin yang Peduli dan Mampu Memberikan Dampak

Meylan Eka Suci lamusu selaku wali kelas sekaligus Person in Charge (PIC) kegiatan menyampaikan bahwa I Am A Leader merupakan kesempatan bagi siswa untuk belajar kepemimpinan melalui pengalaman nyata, bukan sekadar memahami konsepnya di dalam kelas.

Menurutnya, setiap rangkaian kegiatan dirancang agar siswa memiliki kesempatan untuk mengambil tanggung jawab, bekerja sama, menghadapi tantangan, serta belajar memberikan kontribusi positif bagi orang lain dan lingkungan.

Pengalaman selama dua hari satu malam ini juga menjadi ruang bagi guru untuk mengamati perkembangan karakter siswa, khususnya dalam hal kemandirian, inisiatif, komunikasi, dan kemampuan bekerja dalam tim.

Muhammad Fahd Zaneti, mengungkapkan bahwa pengalaman mengikuti Leadership Camp memberikan kesempatan baginya untuk mencoba berbagai aktivitas baru, mulai dari berkemah hingga mengikuti permainan kelompok. Ia juga belajar bahwa bekerja sama dan saling membantu merupakan bagian penting dari menjadi seorang pemimpin.

Sementara itu, Khaimah Alaydrus mendapatkan pengalaman berkesan melalui kegiatan kepedulian lingkungan dan interaksi bersama masyarakat setempat.

kegiatan ini memberikan pemahaman bahwa menjaga kebersihan dan membantu orang lain merupakan tindakan sederhana yang dapat memberikan manfaat bagi banyak orang.

Muhamad Syafiq Lacuba juga merasakan pengalaman berbeda selama mengikuti kegiatan. Berbagai tantangan dan permainan kelompok mengajarkannya untuk lebih berani, percaya diri, serta mampu bekerja sama dengan teman-teman dalam menyelesaikan suatu tantangan.

Melalui I Am A Leader Grade 5, Brilli Kids Leadership Elementary School berharap nilai-nilai kepemimpinan tidak berhenti sebagai pembelajaran selama kegiatan berlangsung, tetapi dapat diterapkan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah, rumah, maupun masyarakat.

Sebab, menjadi seorang pemimpin bukan hanya tentang kemampuan memimpin orang lain, melainkan juga tentang keberanian memimpin diri sendiri, bertanggung jawab atas tindakan, peduli terhadap sesama, dan mampu memberikan dampak positif bagi lingkungan.

Every child can be a leader, and every leader can make a difference.

Also Read

Tags

Leave a Comment