Siswa Brilli Kids Hadirkan Inovasi Berbasis Teknologi dan Tampilkan Budaya Gorontalo di Malaysia

PR Brilikids

Johor Bahru, Malaysia – Memasuki hari ketiga pelaksanaan Asia Math Engineering Challenge (AMEC) 2026, para siswa Brilli Kids Leadership Elementary School semakin menunjukkan kreativitas, kemampuan berpikir kritis, serta keterampilan berkolaborasi dalam merancang solusi berbasis teknologi untuk menjawab berbagai permasalahan di kehidupan sehari-hari.

Pada sesi ini, para peserta berdiskusi dan menentukan ide proyek yang akan mereka kembangkan. Siswa-siswi Brilli Kids kemudian tergabung ke dalam dua kelompok internasional yang masing-masing mengangkat isu berbeda dan mengembangkan solusi inovatif menggunakan teknologi digital.

Kelompok yang diikuti oleh Macayla Suraya Askana Hutagalung mengangkat isu mengenai pengelolaan sampah. Menurut kelompok tersebut, masih sering terjadi kondisi di mana masyarakat membuang sampah pada malam hari tetapi tidak tepat masuk ke tempat sampah karena minimnya pencahayaan.

Untuk menjawab permasalahan tersebut, mereka merancang sebuah inovasi berbasis Light Sensor yang mampu mendeteksi kondisi gelap.

Ketika hari mulai gelap atau malam tiba, lampu pada tempat sampah akan menyala secara otomatis sehingga membantu masyarakat membuang sampah dengan lebih mudah dan tepat sasaran. Sebaliknya, saat pagi atau kondisi terang, lampu akan mati secara otomatis.

Inovasi tersebut kemudian dirancang dalam bentuk prototipe dan diprogram menggunakan coding hingga dapat berfungsi sesuai dengan konsep yang telah dibuat. Setelah proses pengembangan selesai, kelompok mempresentasikan ide dan mendemonstrasikan cara kerja prototipe di hadapan para juri.

Sementara itu, kelompok yang diikuti oleh Frechianny Edeline Hermanto juga memanfaatkan teknologi Light Sensor, tetapi mengangkat permasalahan yang berbeda.

Mereka melihat bahwa banyak anak mengalami kesulitan tidur tepat waktu karena masih bermain gim atau melakukan aktivitas lainnya pada malam hari.

Berangkat dari permasalahan tersebut, mereka menciptakan sebuah proyek yang diberi nama “Light Spy”.

Inovasi ini dirancang sebagai pengingat waktu tidur. Ketika sudah memasuki jam tidur yang telah ditentukan, lampu akan menyala sebagai tanda bahwa pengguna sudah waktunya beristirahat. Sebaliknya, jika belum memasuki waktu tidur, indikator akan menunjukkan bahwa pengguna masih memiliki waktu untuk beraktivitas.

Selama proses pengerjaan proyek, setiap anggota tim memiliki peran dan tanggung jawab yang berbeda. Ada yang bertugas sebagai designer yang membuat presentasi PowerPoint dan merancang prototipe, ada yang berperan sebagai business lead yang menyusun konsep dan manfaat proyek, serta ada yang menjadi presenter atau storyteller yang menyampaikan ide dan mempresentasikan solusi di depan para juri.

Dalam penilaian, dewan juri tidak hanya melihat hasil akhir dari prototipe yang dibuat, tetapi juga menilai bagaimana peserta mampu menghasilkan ide yang relevan dengan permasalahan sehari-hari, menjelaskan proses berpikir mereka, mendemonstrasikan solusi yang dirancang, serta menunjukkan kemampuan bekerja sama dan berkomunikasi dalam tim.

Setelah menyelesaikan rangkaian presentasi dan penilaian proyek, para siswa Brilli Kids Leadership Elementary School kembali menunjukkan kebanggaan mereka sebagai generasi Indonesia dengan tampil mengenakan pakaian khas Gorontalo dan membawakan tarian tradisional Dana-Dana di hadapan seluruh peserta dan tamu undangan dari berbagai negara.

Penampilan tersebut mendapatkan apresiasi dan menjadi momen istimewa yang memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia, khususnya Gorontalo, kepada komunitas internasional. Rangkaian kegiatan hari ketiga kemudian ditutup dengan sesi awarding, yang menjadi puncak apresiasi atas seluruh proses pembelajaran, inovasi, dan kolaborasi yang telah dijalani para peserta selama mengikuti AMEC 2026.

Melalui pengalaman di AMEC 2026, siswa Brilli Kids Leadership Elementary School tidak hanya belajar tentang teknologi dan kecerdasan buatan, tetapi juga membuktikan bahwa anak-anak Indonesia mampu menjadi inovator muda yang kreatif, kolaboratif, serta bangga membawa identitas budaya bangsa di panggung dunia. (fadz)

Also Read

Tags

Leave a Comment